Akta Perceraian

Akta Perceraian

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Senin, 22 Maret 2021, 05:18 WIB

Akta perceraian adalah akta yang dikeluarkan oleh pengadilan agama sebagai bukti telah terjadi perceraian.

 

Lokasi Pelayanan : Kantor Dinas/Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Waktu pelayanan : 5 (lima) hari kerja terhitung sejak tanggal penerimaan berkas persyaratan secara lengkap.

Biaya : Gratis

 

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil hanya melayani pencatatan perceraian bagi perkawinan yang telah berlangsung menurut tata cara/hukum agama selain Islam dan sudah memperoleh keputusan Pengadilan Negeri.

Persyaratan

Adapun persyaratan pembuatan Akta Perceraian sebagai berikut:

  1. Keputusan Pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

  2. Asli dan fotokopi kutipan Akta Perkawinan.

  3. Asli dan fotokopi KK serta KTP; sedangkan dan bagi orang asing melampirkan dokumen asli dan fotokopi antara lain:

  1. Paspor; dan

  2. dokumen imigrasi.

Kegunaan

Bagi masyarakat, Akta Perceraian digunakan sebagai bukti sah putusnya perkawinan dan perubahan status sebagai janda atau duda cerai hidup. Selain itu, Akta Perceraian juga dipakai untuk mengurus hak tunjangan anak dari suami istri, harta gono-gini, dan perkawinan setelah perceraian.

 

Bagi pemerintah, dengan pencatatan perceraian diperoleh statistik peristiwa yang dapat digunakan untuk kepentingan pemantauan keluarga dan penetapan kebijakan pembangunan lainnya.

Artikel Terkait

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang Kependudukan dan Pencatatan sipil lingkup kabupaten.