BUDIATI ABIYOGA

Minggu, 01 Januari 2017 00:00 WIB

Penulis dan produser film. Kelahiran Batang-batang, Sumenep, 1 Desember 1944. Anak kedelapan dari sembilan bersaudara pasangan Mohammad Djojosoemardjo dan Maryatin. Sang ayah pernah menjadi Bupati Jember dan sekretaris Keresidenan Malang, juga seorang violis dan dirigen pada zaman Belanda. Ibunya seorang seniman batik. Pendidikan terakhir di Institut Teknologi Bandung (Jurusan Teknik Sipil) lulus pada 1969. Semasa masih di SD Sriwedari Malang, di usia 10 tahun, dia telah mampu membuat skenario dan menyutradarai sendiri sandiwara-sandiwara sekolah. Kesukaannya menulis dan menyutradarai berlanjut. Karya-karyanya yang telah terbit, antara lain Ujung Wajah Masa laludan Konglomerat. Dia juga aktif membuat cerita pendek. Salah satu cerpennya, Ibuku dan Wanita itu pernah mendapat hadiah sayembara mengarang di majalah Femina.

Ketika kariernya di Departemen PU menanjak,ia mengundurkan diri. Kemudian dia mendirikan sebuah perusahaan konsultan pada 1976, PT Bumi Prasidi Bi-Epsi. Sebuah perusahaan yang memberi pelayanan jasa di berbagai bidang. Sejak 1982 PT Bumi Prasidi memasuki kawasan baru, agro industri dan kelautan. Tahun 1983 PT Prasidi Teta Film lahir, dan dia menjadi komisaris utama perusahaan itu. Pada 1989 dia mendirikan PT Mutiara Eranusa Film. Dikenal sebagai insan film yang gigih mengartikulasikan segala hal yang dapat menunjang keberlanjutan industri sinematografi Indonesia. Salah satu pokok pikiran sekaligus obsesi yang dengan konsisten dijalankannya adalah: "membuat film murah yang tidak murahan".

Sebagai produser melalui perusahaan produksi filmnya, PT Prasidi Teta Film, ia membiayai pembuatan sejumlah film terpuji sendiri: Hati Sang Perawan lolos seleksi Festival Film Indonesia (FFI) 1985, serta mendapat penghargaan PWI. Film Kejarlah Daku Kau Kutangkap meraih II nominasi FFI 1986 (satu piala Citra dan piala Bing Slamet untuk komedi terbaik). Film Nagabonar berhasil meraih tujuh piala Citra, termasuk piala Citra sebagai film terbaik. Film Cas Cis Cus masuk nominasi Citra pada 1990. Film-film bermutu lainnya yang lahir dari tangannya,Gema Kampus 66 (1988), Noesa Penida (1988), Cinta dalam Sepotong Roti (1990), Oeroeg (1992), Badut-Badut Kota (1993) dan lain sebagainya. Ia sering menjadi anggota Dewan Juri dalam FFI.