WAGE RUDOLF SUPRATMAN

Selasa, 08 Oktober 2019 00:00 WIB

Komponis pencipta lagu-lagu kebangsaan. Lahir di Desa Somongari, 9 Maret 1903 dari pasangan Jumeno Senen Sastrosukarjo dan Senen bin Singoprono. Setamat dari Sekolah Dasar Budi Utomo ia pindah ke Makassar dan meneruskan di Europeese Lagere School (ELS). la lalu masuk ke Normaal Scoal yang menjadikannya guru. WR Supratman menjadi seorang violis berkat ketekunannya belajar biola dengan kakaknya. Suami Istri van Eldik memberikan landasan kepadanya sebagai seorang pemusik. Van Eldik bersama WR. Supratman lalu mendirikan kelompok jazz yang dinamakan Black White Jazz yang dipimpin oleh van Eldik sendiri dan WR. Supratman sebagai violisnya. Tahun 1924 ia bertemu dengan HJFM Snevlit tokoh sosialis yang mendirikan ISDV (Indische Sociaal Democratische Vereniging). Melalui orang ini WR Supratman tertarik dengan dunia politik. Lalu ia pun pergi ke Batavia, dan WR. Supratman mulai aktif baik di dunia pers maupun pergerakan kebangsaan. Aktivitasnya itu mendorong dirinya sebagai komponis untuk menciptakan lagu yang mampu membangkitkan semangat. Terciptalah lagunya yang pertama "Dari Barat Sampai ke Timur".

Dalam Kongres Pemuda Indonesia I 30 April sampai 2 Mei 1926 ia hadir sebagai wartawan Sin Po dan ia sangat terkesan dengan pidatonya M. Tabrani yang kemudian menginspirasikannya untuk menciptakan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang kemudian diperdengarkan pada Kongers Pemuda ke II 28 Oktober 1928. Pada bulan Desember 1928 ia berkesempatan untuk meliput jalannya Kongres Perempuan Indonesia, yang menginspirasikan terciptanya lagu Ibu Kita Kartini. la menciptakan banyak lagu, antara lain lagu Bendera Kita, Pandu Indonesia, Bangunlah Hai Kawan, Di Timur Matahari dan Matahari Terbit, ia juga menulis Roman Sosial yang berjudul "Perawan Desa" tahun 1929. WR. Supratman meninggal tanggal 17 Agustus 1938.