WAK WAK KUNG, PERMAINAN

Selasa, 08 Oktober 2019 00:00 WIB

Jenis permainan anak laki-laki di luar ruang, dan dilakukan siang hari. Permainan anak-anak Betawi ini meniru pertarungan mempertahankan keluarga ayam yang diburu oleh burung elang yang kelaparan. Sebelumnya, dua orang yang nantinya akan menjadi induk ayam atau ulung, mencari anak buah dulu. Anak yang jaga seluruhnya berbaris susun belakang dan saling memegang pundak masing-masing, lalu mereka beramai-ramai menyanyikan lagu Wak-wak Kung.

Wak-wak kung nasinye nasi jagung
Lalapnya daon utan
Sarang gaok dipohon jagung
Gang ... ging ... gung ...

Tam-tambuku
Seleret daon delime
Pato klembing pate paku
Tarik belimbing
Tangkep Satu
Pit ala'ipit
Kuda' lari kejepit-Sipit.

Lagu pengiring tersebut dinyanyikan sambil berbaris mengelilingi dua pemain yang berhadapan dengan tangan diacungkan dan berpegangan membuat terowongan. Sampai lagu berakhir, barisan masuk terowongan dan anak yang tertangkap akan ditawari mau berada dibelakang siapa (disimbolkan, "Kamu mao bulan ape bintang?": kamu mau bulan atau bintang?).

Setelah masing-masing mempunyai anak buah, keduanya suit untuk mengambil anak buah yang kalah dan menjadi induk ayam. Sedang yang kalah menjadi burung ulung. Kemudian perburuan pun dimulai. Jika semua anak buah pemain yang menang habis tertangkap, ganti induk yang dikejar hingga tertangkap. Maka permainan selesai.