YOS SUDARSO

Jumat, 15 November 2019 00:59 WIB

Pahlawan nasional, lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 24 November 1925. Setelah menamatkan SD, ia melanjutkan pelajaran ke Sekolah Guru di Muntilan, tetapi tidak sampai selesai sebab Jepang sudah mendarat di Indonesia. Pada masa pendudukan Jepang, ia mengikuti pendidikan di Sekolah Tinggi Pelayaran di Semarang, kemudian pendidikan opsir pada Giyu Usamu Butai. Sesudah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, ia memasuki BKR-Laut yang kemudian berkembang menjadi Angkatan Laut RI (ALRI). Pada waktu itu Angkatan Laut belum memiliki Armada. Kapal-kapal yang ada sangat sedikit dan umumnya kapal-kapal kayu peninggalan Jepang. Ia berhasil menggunakan sebuah perahu bermesin temple dan turut dalam Operasi Lintas Laut ke Kepulauan Maluku.

Sesudah Pengakuan Kedaulatan, ia diangkat menjadi Komandan kapal, mula-mula RI Gajah Mada, kemudian RI Rajawali, RI Alu, dan akhirnya RI Pattimura. Beberapa kali ia mengikuti operasi militer dalam rangka memadamkan pemberontakan-pemberontakan di beberapa daerah. Pada tahun 1959 dalam tubuh Angkatan Laut terjadi pergolakan. Sebagian anggota tidak dapat menyetujui kebijaksanaan yang diambil oleh pimpinan Angkatan Laut. Bersama Letnan Kolonel Ali Sadikin, Yos Sudarso menuntut supaya Kepala Staf Angkatan Laut diganti. Usaha mereka berhasil dan pemerintah mengangkat Kolonel R.E. Martadinata menjadi Kepala Staf. Yos Sudarso kemudian diangkat menjadi Deputy Operasi.

Bulan Desember 1961 Pemerintah RI mengumumkan Trikora dalam usaha membebaskan Irian Barat (sekarang Irian Jaya) dari penjajahan Belanda. Sebagai Deputi Operasi, Yos Sudarso memikul tugas yang berat. Pada tanggal 15 Januari 1962, tengah malam, ia mengadakan patroli di daerah perbatasan, yakni di Laut Aru dengan membawa tiga kapal jenis MTB. Patroli ini diketahui Belanda yang segera mengerahkan sebuah destroyer. Yos Sudarso mengeluarkan perintah untuk bertempur, walaupun lawan yang dihadapi lebih kuat. Kapal Macan Tutul dijadikan umpan agar dua buah kapal lainnya dapat menyelamatkan diri. Macan Tutul tenggelam. Yos Sudarso yang berada di atas kapal tersebut dan gugur.