Akta Kelahiran

Akta Kelahiran

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Selasa, 23 Maret 2021, 10:37 WIB

Lokasi Pelayanan : Kantor Kelurahan.

Waktu Pelayanan : 5 (lima) hari kerja sejak tanggal penerimaan berkas persyaratan secara lengkap.

Biaya : Gratis.


Akta Kelahiran merupakan bukti sah mengenai status dan peristiwa kelahiran seseorang yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat lainnya.

Sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2006, pencatatan kelahiran yang sebelumnya berdasarkan atas peristiwa, berubah menjadi berdasarkan domisili. Dengan demikian, pencatatan dilakukan di instansi pelaksana sesuai domisili pelapor.

Hasil pelaporan kelahiran terwujud dalam bentuk Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran.


Jenis Akta Kelahiran

Akta kelahiran digolongkan menurut jarak waktu pelaporan dengan kelahiran. Ada dua jenis akta kelahiran, yaitu:

  • Akta Kelahiran Umum merupakan akta kelahiran yang dibuat berdasarkan laporan kelahiran yang disampaikan dalam batas waktu selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari kerja bagi WNI dan 10 (sepuluh) hari kerja bagi WNA sejak tanggal kelahiran bayi.

  • Akta Dengan Rekomendasi merupakan akta kelahiran yang dibuat berdasarkan rekomendasi Kepala Disdukcapil atas laporan kelahiran yang telah melampaui batas waktu 60 (enam puluh) hari kerja.

Manfaat Akta Kelahiran

Ada banyak sekali manfaat pembuatan Akta Kelahiran untuk seorang anak. Selain sebagai pengakuan negara terhadap individu, Akta Kelahiran juga bermanfaat untuk pembuatan KTP, penyempurnaan Kartu Keluarga, melamar sekolah, sebagai rujukan dokumen lain dari ijazah hingga lamaran kerja.

Permohonan Pelayanan Pencatatan Akta Kelahiran dapat dilakukan di:

  1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  2. Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  3. Seksi  Kecamatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

  4. Puskesmas Kecamatan.

  5. Rumah Sakit.

  6. Loket pelayanan lainnya.

Persyaratan Pelayanan Pelaporan Kelahiran

Untuk memperoleh Pelayanan Pelaporan Kelahiran harus memenuhi persyaratan berikut ini:

  1. Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Dokter/Bidan/Pilot/Nahkoda.

  2. Dokumen asli dan fotokopi KK bagi penduduk/SKSKPNP bagi penduduk nonpermanen.

  3. Dokumen asli dan fotokopi KTP orang tua/SKDS/Surat Keterangan Pelaporan Tamu.

  4. Dokumen asli dan fotokopi Surat Nikah/Akta Perkawinan orang tua.

  5. Dokumen asli dan fotokopi paspor bagi Orang Asing.

  6. Surat Keterangan Kepolisian untuk anak yang tidak diketahui asal-usulnya.

  7. Surat keterangan dari lembaga sosial untuk kelahiran anak penduduk rentan.

Pelayanan Penerbitan Akta Kelahiran

Lokasi Pelayanan: Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif.

Waktu Pelayanan: 5 (lima) hari kerja sejak tanggal penerimaan berkas persyaratan secara lengkap.

Tarif       : gratis.

 

Akta Kelahiran adalah Akta Catatan Sipil hasil pencatatan peristiwa kelahiran seseorang.

Persyaratan Penerbitan Akta Kelahiran

Sangat disarankan mengurus akta kelahiran sesegera mungkin setelah bayi dilahirkan. Adapun persyaratan untuk membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.

  2. Dokumen asli dan fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari dokter/bidan/penolong kelahiran/nakhoda kapal laut atau pilot pesawat terbang dengan memperlihatkan aslinya.

  3. Surat Nikah/Akta Perkawinan orang tua.

  4. Fotokopi KK dan KTP orang tua.

  5. Nama dan identitas saksi pelaporan kelahiran.

  6. Persetujuan Kepala Dinas/Suku Dinas dalam hal pelaporannya melebihi 60 (enam puluh) hari sejak tanggal kelahiran.

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XI/2013 tanggal 14 Maret 2013, ketentuan tentang batas waktu 1 (satu) tahun dan persyaratan penetapan pengadilan yang diisyaratkan dalam pasal 32 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 dibatalkan. Dengan demikian, pencatatan kelahiran yang melampaui batas 1 (satu) tahun sejak tanggal kelahiran tidak melalui penetapan pengadilan.

Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, pencatatan kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk di instansi pelaksana tempat peristiwa terjadi, diubah menjadi wajib dilaporkan oleh penduduk di instansi pelaksana tempat penduduk berdomisili.

Mobile Service

Mobile Service merupakan bentuk pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang menggunakan mobil keliling untuk pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil secara berkala di tempat atau wilayah yang mudah terjangkau masyarakat. Salah satu dokumen yang dapat diurus di Mobile Service ini adalah pengurusan Pelaporan Kelahiran atau pembuatan Akta Kelahiran.

Persyaratan yang Harus Dibawa

Adapun persyaratan untuk membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Dokter/Bidan/Pilot/Nakhoda.

  2. Surat Tanda Bukti Perkawinan Orang Tua.

  3. Dokumen fotokopi KK Nasional dan KTP orang tua yang dilegalisir Lurah.

  4. Menyiapkan nama bayi.

Pantau media sosial resmi Disdukcapil untuk mengetahui jadwal Mobile Service.

Bagaimana Jika Akta Hilang atau Rusak?

Jika akta hilang atau rusak, segera hubungi Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berikut ini:

  1. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif Jakarta Utara (Jalan Berdikari No. 2), apabila akta Anda dicatat di kantor tersebut dengan tahun pencatatan 1997 sampai dengan sekarang.

  2. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif Jakarta Barat (Jalan Meruya Utara No. 5), apabila akta Anda dicatat di kantor tersebut dengan tahun pencatatan 1998 sampai dengan sekarang.

  3. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif Jakarta Timur (Jalan Cipinang Baru Raya), apabila akta Anda dicatat di kantor tersebut dengan tahun pencatatan 1996 sampai dengan sekarang.

  4. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif Jakarta Pusat (Jalan Tanah Abang I), apabila akta Anda dicatat di kantor tersebut dengan tahun pencatatan 1999 sampai dengan sekarang.

  5. Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administratif Jakarta Selatan (Jalan Radio No. 1), apabila akta Anda dicatat di kantor tersebut dengan tahun pencatatan Juli 2003 sampai dengan sekarang.

Apabila akta dicatat selain tahun yang tercantum seperti di atas, maka segera hubungi:

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta (Jalan Letjen. S. Parman  No. 7, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat).

Dokumen yang Harus Dibawa

Jika ingin menduplikasi kutipan akta yang hilang, silakan membawa persyaratan berikut ini ke kantor Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil seperti yang tertera di atas:

  1. Surat pernyataan rusak/hilang dari yang bersangkutan.

  2. Surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat.

  3. Fotokopi kutipan akta yang hilang.

  4. Menyerahkan kembali kutipan akta asli yang rusak.

  5. Fotokopi KK Nasional dan KTP.

  6. Penetapan Pengadilan mengenai ganti nama atau jenis kelamin.

  7. Dokumen imigrasi bagi Orang Asing.

 

Khusus untuk duplikat akta kematian ditambah:

  1. Dokumen asli dan fotokopi Kutipan Akta Kelahiran ahli waris.

  2. Surat pernyataan ahli waris dari pemohon.

  3. Dokumen asli dan fotokopi KK Nasional dan KTP ahli waris. 

  4. Dokumen asli dan fotokopi Kutipan Akta Perkawinan/Surat Nikah.


Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan, silakan kunjungi situs web resmi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta atau langsung kunjungi kantor dinas di Jl. Letjen. S Parman No. 7, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Telp. (021) 566 2400.

Artikel Terkait

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang Kependudukan dan Pencatatan sipil lingkup kabupaten.